Arsip Blog

20 Gram

Perjalanan Terjauh…

Oleh: Ust. Jafar Salih

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Buktinya banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya.
Jangankan sehari lima waktu, bahkan seminggu sekali pun terlupa.
Tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Karena orang pintarpun sering tidak mampu menemukannya.
Walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga kuliah di Universitas Eropa atau Amerika, dapat melangkahkan kaki Ke
Jepang dan Korea, dengan semangat yang membara.
Namun ke mesjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering
mengeluh ketika diajak ke mesjid.
Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Maka berbahagialah diri mu bila dari kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki ke mesjid.
Karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yg kami banggakan selain perjalanan mu ke mesjid.

Biar ku beritahu rahasia kepada mu, sejatinya perjalanan mu ke mesjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabb mu.
Dan itulah perjalanan yg diajarkan oleh Nabi, serta perjalanan yg akan membedakan mu dgn orang-orang yg lupa akan Rabb nya.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
Maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap shubuh demi mengenal Rabb mu.

Semoga Allah memberi hidayahNya buat kita dan keluarga. Aamiin.

Rintihan Shalat Malam

Oleh : Ust. Firanda Andirja, M.A

Seakan-akan sholat malam berkata :
“Akankah masa keemasanku akan berakhir….?
Ramadhan lalu betapa banyak orang berbondong-bondong mengejarku….betapa bahagianya diriku saat itu…, akan tetapi…
Baru seminggu Ramadhan berlalu maka berbondong-bondong pula orang-orang meninggalkan aku…mereka melupakan aku…bahkan mereka pura-pura tidak mengenalku.
Lebih menyedihkan lagi…banyak diantara mereka yang di malam idhul fitri langsung mengusirku…, satu rakaatpun tidak mereka kerjakan !!!

Apakah aku hanya dihargai dan dicari-cari tatkala di bulan Ramadhan?? Lantas di sebelas bulan yang lain aku dicampakkan oleh mereka??
Bukankah Imam mereka Imam Ahmad pernah ditanya tentang seseorang yang sengaja meninggalkan sholat witir, maka beliau berkata :

هَذَا رَجُلٌ سُوْء يَتْرُكُ سُنَّةً سَنَّهَا النَّبِيُّ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، هَذَا سَاقِطُ الْعَدَالَةَ إِذَا تَرَكَ الْوِتْرَ مُتَعَمِّداً.

“Ini adalah seorang yang buruk, ia meninggalkan sunnah yang telah disunnahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang ini telah jatuh ‘adalahnya (terpercayanya) jika ia meninggalkan witir dengan sengaja” (Tobaqootul Hanaabilah 1/337)

Dalam riwayat yang lain Imam Ahmad berkata :

فَهُوَ رَجُلٌ سُوْء وَلاَ يَنْبَغِي أَنْ تُقْبَلَ لَهُ شَهَادَةٌ

Orang ini adalah orang yang buruk, dan tidak pantas untuk diterima syahadahnya (persaksiannya)” (Al-Mughni 1/827)

[Lanjutkan Membaca]

Cara Wudhu Dengan Menggunakan Gayung

Kajian Islam Ilmiyah bersama Ust. Yazid Bin Abdul Qodir Jawas (Surabaya, 31 Desember 2011 & 1 Januari 2012)

Hadirilah Kajian Islam Ilmiyah


bersama

Ust. Yazid Bin Abdul Qodir Jawas

Sabtu, 31 Desember 2011
Materi:  “Sebaik-baik Amal adalah Sholat”
Waktu:  Ba’da Ashar sampai Isya’
Tempat:  Masjid Jami’ Makkah
Jl. Bendul Merisi Tengah No. 55 Surabaya

—————————————————

Ahad, 1 Januari 2012
Materi:  “Wasiat Perpisahan Rosululloh”
Waktu:  Jam 08.00 sampai Dzuhur
Tempat:  Masjid Agung Al-Akbar Surabaya

CP: 085850 32 2171, 0815 5288 592

Bagaimana Menggerakkan Jari Telunjuk Saat Tasyahud

Dalam video sudah terdapat translate dalam bahasa inggris

Shalat Maghrib 17 Ramadhan 1432H Syaikh Sudais

[youtube:http://www.youtube.com/watch?v=GycZDr9XJ0g&NR=1%5D

Tertinggal Satu Rakaat Shalat Tarawih

Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum. Mau tanya nih, Pak Ustadz. Apa yang harus kita lakukan saat tertinggal satu rakaat pada saat shalat tarawih?

Musyahir (**syahir@***.com)

Jawaban:

Wa’alaikumus salam.

Orang yang ketinggalan tarawih bisa langsung bergabung dengan imam, kemudian ketika imam salam shalat witir, si makmum ini langsung berdiri menggenapkan dengan menambahkan satu rakaat, kemudian baru salam. Selanjutnya, makmum masbuk bisa menambahi jumlah rakaat tarawih yang kurang, kemudian diakhiri dengan witir. [Lanjutkan Membaca]

%d blogger menyukai ini: