Arsip Blog

Bahagiakan Istrimu, Jika Ingin Anak yang Shalih dan Berakhlak

Wahai suami
Bisa jadi
Anak stres karena Ibunya stres
Istri stres karena suaminya

Bahagiakanlah istrimu
Jika ingin Anak
Yang shalih lagi berakhlak

Wahai suami,
Anda adalah pemimpin rumah tangga
Laki-laki dikaruniai kelebihan atas wanita yaitu lebih tenang dan lebih bijak menghadapi sesuatu.
Suami harus yang lebih tenang dalam menghadapi problematika rumah tangga.

Suami lebih sering memaklumi wanita yang “bengkok” dan sering-sering memperbaiki dan menasehati, seringnya wanita hanya emosi sesaat dan mengeluarkan kata-kata yang menyakiti suami

Tetapi ketahuilah bahwa wanita itu sangat cinta suaminya, maka pelukan kepada istri sambil terus mendengarkan dan menenangkan adalah solusinya

Perhatikan juga para suami, Jika ada sesuatu yang tidak beres pada istri dan anak-anak bisa jadi akibat maksiat suami, maka intropeksi diri dan perbanyak istigfar

Sebagian ulama berkata,

إن عصيت الله رأيت ذلك في خلق زوجتي و أهلي و دابتي

“Sungguh, ketika bermaksiat kepada Allah, aku mengetahui dampak buruknya ada pada perilaku istriku, keluargaku dan hewan tungganganku.”

@RS Manambai, Sumbawa Besar

Ditulis oleh seorang suami yang sedang belajar membahagiakan istrinya: Raehanul Bahraen

Artikel http://www.muslimafiyah.com

Iklan

Perebut Kehangatan Rumah Tangga

Oleh: @SahabatIlmu

Saat ini..

Teknologi mengambil banyak peran dalam komunikasi rumah tangga..

Memberi kemudahan..

Namun terkadang melenakan..

Sayangnya.. Seringkali anak merasa sendirian..

Walau orang tua ada di hadapan..

Tetapi sang ayah sibuk bersama gadgetnya..

Bunda asyik senyum-senyum sendiri kepada benda kotak mungil (baca: hp) lima inci..

Bagai anak yatim piatu walau masih hidup ayah ibu..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

“Sesungguhnya apabila Allah menghendaki kebaikan untuk suatu keluarga..

Maka Dia (Allah) memasukan kelemah-lembutan kepada mereka..” (Shahih, HR Ahmad, as-Shahihah: 523 al-Albani)

Jangan sampai nikmat teknologi dalam genggaman (hp) merebut kehangatan rumah tangga kita..

Yuks letakkan dan sapa ananda sang buah hati dan keluarga tercinta..

Belanja Keperluan Keluarga

Oleh: @SahabatIlmu

Bila di hari kerja, sulit anggota keluarga berkumpul semuanya..

Maka di hari libur akhir pekan ini, alangkah baiknya jalan bareng bersama..

A. Keluarga Bahagia.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ اللهَ إِذَا ارَادَ بِاهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ عَلَيْهِم الرِّفْقَ

“Sesungguhnya apabila Allah menghendaki kebaikan untuk suatu keluarga..

Maka Dia (Allah) memasukan kelemah-lembutan kepada mereka..” (Shahih, HR Ahmad, as-Shahihah: 523 al-Albani)

B. Antar Belanja.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

وَأَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ , أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً , أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا , أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا

“Amal yang paling dicintai Allah adalah membuat muslim lainnya bahagia…

atau menghilangkan kesusahannya,

atau melunasi hutangnya,

atau mengenyahkan lapar yang ia rasakan..

وَلأَنْ أَمْشِيَ مَعَ أَخِ فِي حَاجَةٍ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ يَعْنِي مَسْجِدَ الْمَدِينَةِ شَهْرًا

Sungguh aku berjalan bersama saudara muslim untuk suatu hajat keperluan, lebih aku cintai daripada beri’tikaf di masjid ini (yakni masjid Nabawi) selama sebulan penuh..” (Hasan, HR. ath-Thabrani: 13280, Shahihul Jami’ 176 al-Albani)

Keluarga bahagia bukanlah yang berlimpah harta..

Namun mereka yang hari-harinya dipenuhi kehangatan dan canda tawa..

Bila amal-amal yang dicintai Allah di atas diberikan kepada saudara muslim..

Tentu kepada keluarga sendiri lebih utama..

Jika berjalan bersama saudara muslim untuk memenuhi hajatnya lebih dicintai dari beri’tikaf di Masjid Nabawi..

Mengapa masih ada yang enggan menemani keluarga (terutama anak istri) untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga?

Kokohnya keluarga merupakan tonggak kekuatan masyarakat dan bangsa..

%d blogger menyukai ini: