Jangan Tinggalkan Sahur

Oleh: @SahabatIlmu

Meski terasa berat, karena mata masih mengantuk…

Hendaklah kita tetap makan sahur.

Sebagai asupan energi di siang hari, dan yang utama adalah barakah serta berpahala.

A. Walau Seteguk Air

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

السَّحُوْرُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ، فَلاَ تَدَعُوْهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ

“Sahur adalah makanan yang barakah, maka janganlah kalian meninggalkannya walau hanya minum seteguk air…” (Hasan, HR. Ahmad, al-Jami’ ash-Shahih: 3683 al-Albani)

B. Barakah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan dalam sabda beliau,

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً

“Bersahurlah, sesungguhnya dalam makan sahur terdapat barakah…” (HR. al-Bukhari: 1923, Muslim: 2544)

C. Waktu

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersahur mendekati waktu subuh.

Tatkala Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu ditanya ukuran jarak antara adzan subuh dan sahur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau menjawab,

“Sekira kadar (membaca) lima puluh ayat Al-Qur’an…” (HR. al-Bukhari: 1921, Muslim: 2547)

Hal ini menunjukkan dekatnya waktu makan sahur Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan adzan subuh.

@SahabatIlmu

Posted on Juli 1, 2014, in Mutiara Hikmah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: