Fitnah Mana Yang Lebih Besar

Oleh : Ust. Badrussalam, Lc

Imam Malik pernah ditanya:
“Dari mana aku mulai berihram?”

Beliau menjawab,
“Dari tempat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mulai berihram yaitu Dzulhulaifah.”

Ia berkata, “Aku ingin berihram dari sisi kuburan Rasulullah.”

Beliau menjawab, “Jangan, aku khawatir kamu tertimpa fitnah.”

Ia berkata, “Fitnah apa? Aku hanya menambah beberapa mil saja.”

Beliau menjawab, “Fitnah mana yang lebih besar dari orang yang mendahului kepada sebuah perkara yang dianggap utama, padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukannya?”
(Ilmu ushul bida’).

Cobalah renungkan..
Banyak orang ketika melakukan sebuah bid’ah berkata, “Inikan baik.” Atau “Apa bahayanya”.
Jawaban Imam Malik ini sudah cukup untuk melempar syubhat seperti itu..

Fitnah yang paling besar..
Ketika seseorang menganggap utama..
Sesuatu yang tidak dianggap utama oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam …

Waspadalah.. Waspadalah..

Posted on November 15, 2012, in Mutiara Hikmah and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: