Mengantisipasi Email Phishing

Sebelumnya, buat yang belum tau phishing itu apa, berikut penjelasannya dari wikipedia. “Phishing is the criminally fraudulent process of attempting to acquire sensitive information such as usernames, passwords and credit card details by masquerading as a trustworthy entity in an electronic communication. Communications purporting to be from popular social web sites, auction sites, online payment processors or IT administrators are commonly used to lure the unsuspecting public. Phishing is typically carried out by e-mail or instant messaging, and it often directs users to enter details at a fake website whose look and feel are almost identical to the legitimate one. Phishing is an example of social engineering techniques used to fool users, and exploits the poor usability of current web security technologies. Attempts to deal with the growing number of reported phishing incidents include legislation, user training, public awareness, and technical security measures.”

Jadi intinya menurut saya yang belum mahir bahasa inggris, phishing adalah suatu bentuk kejahatan untuk mendapatkan informasi penting seperti username, password, informasi credit card, informasi rekening bank, PIN dll. Ini sering terjadi bagi yang banyak melakukan transaksi pembayaran atau jual beli online, contohnya dalam hal ini adalah menggunakan internet banking atau paypal. Dalam hal ini phisher berusaha memancing korban untuk bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan seperti di atas. Cara yang biasa digunakan adalah :

  1. Menggunakan alamat email palsu. Bahkan untuk tampak lebih meyakinkan, mereka juga menggunakan logo dari lembaga resmi.
  2. Membuat situs yang serupa dengan situs aslinya.
  3. Mengirimkan email yang biasanya berisi link palsu ke situs mereka.

Kuncinya, harus lebih berhati-hati terhadap setiap email yang masuk dan perhatikan email pengirimnya, apakah memang terkirim dari email resmi lembaga tersebut. Saya ambil contoh untuk yang bertransaksi menggunakan paypal, perhatikan email pengirimnya, apakah memang resmi dari pihak paypal. Jika di dalam email tersebut berisikan link, jangan terburu-buru untuk mengklik link tersebut, ada baiknya terlebih dahulu menghubungi mereka via situs resmi yang telah disediakan, dan mengkonfirmasikan mengenai email yang telah diterima.

Naaahhh… bagi pengguna akun Gmail, ada kabar gembira. Ada fitur yang bisa meminimalisir email phishing ini. Tetapi berhubung fitur ini masih percobaan, artinya bisa hilang kapan saja dan hanya terbatas baru bisa digunakan untuk paypal dan eBay saja. Nah sebelum hilang, kita bisa memanfaatkannya. Caranya, login dulu ke akun Gmail Anda, kemudian masuk ke setting pilih tab Labs, dan cari fitur seperti gambar di bawah ini…, jangan lupa pilih enable dan save.

Yang membedakannya dengan email yang lain adalah, seperti terlihat di gambar, ada ikon kunci berwarna kuning yang terletak sebelum identitas pengirim. Ini untuk membedakan mana yang email phishing dan mana yang bukan.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba…

Posted on September 29, 2010, in Tips & Trik and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. tips yang bagus.. kapn-kapn dipraktekan deh🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: