Menikah dan Menuntut Ilmu

Banyak ikhwan dan akhawat berurusan dengan masalah pernikahan, tetapi mereka juga ingin menuntut ilmu, beberapa diantara mereka menggabungkan antara keduanya dan yang lainnya hanya berkonsentrasi pada menuntut ilmu dan menunda untuk menikah.  Tetapi manakah yang benar dan harus didahulukan, menikah atau menuntut ilmu ? Atau mungkin menggabungkan keduanya?

Dengarkan bagaimana Syaikh ‘Abdul-Muhsin al-‘Abbad (Hafidzahullaah) menjelaskan apa yang harus Anda lakukan.

Posted on September 28, 2010, in Ilmu and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: